Komunikasi adalah interaksi dua arah.
1. Ada banyak orang di luar sana yang sedang mencari pekerjaan.
Ini semacam pertanyaan yang pasif-agresif dan ini bukanlah satu kalimat yang memotivasi karyawan. Jika kinerja karyawan Anda kurang memuaskan, Anda tidak perlu menyindirnya dengan mengatakan bahwa masih banyak orang yang membutuhkan jasanya di luar sana. Itu sungguh menyakitkan.
2. Ada klien yang ingin membeli Wanita seksi seperti Anda.
Apakah Anda sudah beralih profesi? Dalam kepala Anda ini mungkin terdengar seperti pujian. Dalam dunia nyata kedengarannya sedikit lebih dekat ke pelecehan seksual dan dapat membuat karyawan Anda merasa tidak nyaman.
Pelecehan seksual termasuk :
- Pantas menyentuh
- Lelucon seksual yang tidak pantas
- Pertanyaan tentang kehidupan Seks seseorang
- Siulan
- Gerakan yang kasar dan tidak pantas
- Permintaan untuk berhubungan Seks
- Menatap tubuh seseorang dengan tatapan menyerang
3. Tebak apa yang saya lakukan tadi malam..
Tentu saja tidak ada yang salah dengan memberitahukan kepada karyawan Anda tentang pengalaman Anda menghadiri orkestra semalam, tapi hati-hati dengan apa yang Anda bagikan dengannya. Jika Anda terlalu blak-blakan dengan karyawan Anda, bisa-bisa Anda jadi bahan gossip di kantor.
4. Anda tidak perlu tahu bagaimana melakukan hal itu – Lakukan saja seperti yang saya katakan.
Berikan karyawan Anda pemahaman yang jelas tentang apa yang mereka lakukan dan mengapa Anda mempercayai mereka untuk melakukannya. Tumbuhkan hubungan yang lebih baik antara Anda dan mereka, terlebih lagi pada kerjaan mereka dan berikan mereka motivasi untuk melakukan kinerja mereka dengan lebih baik.
5. Kami selalu melakukannya dengan cara ini.
Karyawan Anda mungkin punya ide-ide dan inovasi baru, dan itu mungkin menjadi suatu hal yang baru bagi perusahaan Anda. Jangan tertutup dengan setiap ide yang dikeluarkan karyawan Anda. Biarkan mereka berinovasi dan berkreasi, dan Anda hanya perlu berperan sebagai evaluator.
6. Anda adalah satu-satunya karyawan yang saya percaya.
Ini secara tidak langsung memberitahu karyawan bahwa mereka adalah karyawan favorit Anda, dan itu tidak pantas Anda lakukan. Ini juga akan membuat karyawan Anda yang lain merasa bahwa mereka tampak lebih rendah di mata Anda. Demikian juga Anda tidak boleh mengeluh tentang seorang karyawan ke salah satu rekan kerja nya. Jauhkan hal-hal pribadi dan hindari gosip, atau Anda akan kehilangan rasa hormat dari karyawan Anda.
Apakah Anda/atasan anda sudah menjadi seorang atasan yang baik?
Sumber: http://www.areadewasa.com/article/love-relationship/jangan-katakan-ini-kepada-karyawan-anda
Sebenarnya suami memang berhak meminta istrinya yang bekerja untuk berhenti dan fokus mengurusi rumah tangga. Asalkan…, si suami memenuhi komitmen untuk mencukupi kebutuhan istri. Terkadang ada beberapa pasangannya yang berpikiran bahwa seorang suami yang menuntut istrinya untuk tidak perlu bekerja, hanya mengurus rumah tangga, adalah seorang Pria yang menganut male chauvinism, yaitu perasaan bangga yang berlebihan sebagai seorang Pria. Akan tetapi, kalau memang hal itu merupakan hasil dari diskusi dan juga kesepakatan berdua, ya tidak ada masalah, dan tidak ada seorang pun yang berhak menggugat.
Wanita yang bekerja, tidak selalu dikarenakan ingin mendapatkan pemasukan finansial. Ada kalanya lebih kepada persoalan aktualisasi dan pengembangan diri. Dengan bekerja, Wanita tersebut dapat merasakan sensasi selain yang didapatnya di rumah. Mereka menemukan tantangan, tujuan, dapat merasakan kesenangan karena ikut ambil andil mencapai target perusahaan dan lainnya. “Ketika Wanita itu berhenti bekerja dan berada di rumah, Ia akan merasa frustasi, tapi tidak sampai menimbulkan trauma psikologis,” ujar psikolog Tuti I. Fauziansyah, S.Pi.
Rasa ketidaknyamanan karena diminta berhenti bekerja oleh suami, menyebabkan rasa percaya dirinya menurun. Ia pun merasa kemandiriannya dalam keuangan dan berpikir ‘dirampas’. Karena sebelum menikah dan masih bekerja, Ia leluasa mengelola keuangan, sekecil apa pun gaji yang diterimanya.
Tuti menjelaskan bahwa, kebanyakan Wanita yang pernah bekerja, plus memiliki jabatan, merupakan Wanita yang mampu mengambil keputusannya sendiri. Sebab Ia telah terlatih mandiri dari pengalamannya bekerja. Nah, setelah menikah, Ia dituntut hanya di rumah, jadi Ia merasa tidak mampu mengaktualisasi dirinya. Mereka mengalami post-power syndrome. Jika hal itu didiamkan saja, tentu suatu saat akan meledak.
Mudah marah, emosi, dan sakit-sakitan merupakan efek dari ketidakpuasan dan ketidaknyamanan dalam suatu hubungan. Dan itu pun akan terlihat dari penampilan fisik Wanita tersebut yang tidak lagi terlihat ceria, fresh atau pun menyenangkan. Hal itu akan membawa dampak yang tidak baik untuk si buah hati (jika telah memiliki anak). Sulit memfokuskan diri mengurus anak dan segala hal, jika Wanita tersebut merasa tertekan dan stress. Bisa-bisa anaknya menjadi pelampiasan emosi yang tidak sehat dari permasalahannya itu.
Penting sekali ada masa adaptasi jika Anda diminta berhenti bekerja oleh pasangan. Lamanya? Tergantung pada kemampuan penyesuaian diri Anda masing-masing. Tuti menyarankan, “Untuk mempermulus masa adaptasi, diskusikanlah baik-baik dengan pasangan Anda. Tanyakan alasannya menyuruh Anda berhenti bekerja, bagaimana konsep mengurus rumah dan anak yang seharusnya dilakukan. Jangan merasa takut untuk menanyakan, bagaimana jika Anda tetap bekerja sambil mengurus anak.” Siapa tahu si Dia mengizinkannya. Pokoknya, gali semua informasi mengapa larangan diberlakukan. Anda memiliki hak untuk berbahagia, sekaligus orang yang ingin mengetahui keinginan pasangannya dan membuatnya untuk juga merasa bahagia di dalam hubungan ini.
Tidak ada salahnya bernegosiasi, dan menghasilkan win-win solution. Jadi, jangan selalu berpikiran negatif pada setiap tawaran jalan tengah. Pemecahan yang baik adalah yang membuat pasangan dan Anda sama-sama merasa diuntungkan.
So.. bagaiamana, tidak bermasalahkan Anda berhenti bekerja?
Sumber: http://www.areadewasa.com/article/love-relationship/jika-si-dia-meminta-anda-berhenti-kerja
Anda adalah salah satu orang yang ingin mencari pasangan tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya? Sebenarnya tidak susah mencari pasangan di dekat Anda, tapi mungkin Anda tidak pernah menyadarinya.
Apakah Anda adalah orang yang mudah bergaul?
Jika Anda adalah orang yang mudah bergaul, tentu saja Anda mempunyai banyak teman dan ini adalah salah satu keuntungan bagi Anda. Jika Anda mempunyai banyak teman, maka kesempatan Anda untuk menemukan pasangan sudah terbuka lebar. Mungkin pasangan Anda berada di antara teman-teman Anda, atau kenalan dari teman-teman Anda. Who knows?
Jadilah pribadi yang terbuka
Jika Anda ingin mendapatkan pasangan, hal yang juga perlu Anda ingat adalah menjadi pribadi yang terbuka. Jika Anda open dengan semua orang, Anda pasti tidak akan susah menemukan pasangan. Ditambah lagi jika Anda adalah sosok yang komunikatif, pasti orang-orang senang berada di dekat Anda.
Bergabung dengan komunitas
Apakah Anda senang terlibat di dalam berbagai kegiatan komunitas ataupun organisasi? Jika ya, pertahankan itu. Semakin banyak teman yang Anda miliki dan semakin aktif Anda, akan semakin mudah pula bagi Anda untuk menemukan pasangan.
Manfaatkan social media
Anda pasti punya akun Facebook atau Twitter kan? Jika ya, Anda pasti memiliki teman-teman maya yang tinggal satu kota dengan Anda, tapi belum pernah Anda temui bukan? Nah, aturlah waktu untuk bertemu dan kopdar dengan mereka. Jika Anda tidak ingin terlihat canggung karena bertemu berdua, ajaklah teman-teman Anda dan minta dia untuk mengajak teman-temannya juga. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan kenalan baru dan kemungkinan besar Anda juga akan menemukan pasangan baru.
Gampang kan? Sudah siapkah Anda melakukannya?
Sumber: http://www.areadewasa.com/article/love-relationship/temukan-para-single-di-daerah-anda
Sebuah pernikahan adalah saling menyesuaikan. Dan menjalani penyesuaian tersebut tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari atau minggu, tapi berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Menjalani pernikahan berarti Anda siap untuk selalu menyesuaikan diri dengan pasangan, dan mungkin akan terus berjalan selalu, selamanya.
Namun, tidak sedikit pasangan yang kalah dan pasrah dengan keadaan di dalam pernikahan mereka, membiarkannya hambar begitu saja. Bukannya berusaha menyesuaikan, mereka malah diam, membiarkan keadaan itu semakin tidak karuan. Dan akhirnya, perpisahan dipilih sebagai jalan keluarnya.
Yang seharusnya Anda lakukan adalah mencari dan mengenali penyebab hambarnya pernikahan Anda berdua. Menurut psikolog, Drs. Agustine Sukarlan Basri, M.Si, rasa hambar di dalam pernikahan terjadi karena Anda dan pasangan tidak lagi berada di situasi di mana Anda berdua sangat menginginkan pernikahan dan kebersamaan seperti awal pernikahan dulu, akan tetapi Anda berdua pun tak mampu pergi.
Rasa hambar bisa disebabkan karena kesibukan kerja dan rutinitas membosankan yang dijalani oleh masing-masing pihak, sehingga tidak ada lagi waktu bersama yang berfungsi untuk menghangatkan rasa cinta di antara Anda dan pasangan. Kekecewaan, sakit hati, kurang perhatian, terjebak dalam rutinitas kesibukan kerja, masalah finansial merupakan beberapa faktor yang menjadi pemicu rasa hambar di dalam pernikahan, situasi menjadi dingin dan kurang akan gairah serta energi.
Di antara beberapa penyebab yang memicu rasa hambar tersebut, sakit hatilah yang paling memberikan dampak yang cepat. Rasa sakit hati bisa dikarenakan komitmen yang telah dibuat tidak dijalankan, atau karena sesuatu yang diucapkan pasangan atau yang tidak diucapkan, dan sakit yang paling menyakitkan adalah dikarenakan perilaku pasangan, seperti berselingkuh atau melakukan kekerasan.
Drs. Agustine menyarankan agar Anda segera mencari solusinya, karena jika dibiarkan, bisa saja membuat pernikahan tersebut terhenti di tengah jalan. Atau bisa saja perpisahan itu tidak terjadi, Anda dan pasangan masih tetap tinggal di satu atap, tapi dengan pendiriannya masing-masing. Pernikahan macam apa itu, tentu sangat tidak membahagiakan bukan?
Cari solusi dong. Untuk itulah mengapa sangat penting mencari akar penyebab kehambarannya. Jika penyebabnya adalah karena kesibukan kerja, carilah cara meluangkan waktu Anda berdua untuk menghabiskan waktu bersama, lakukanlah komunikasi yang lebih intens. Jika masalahnya karena komitmen yang tidak dipenuhi, buatlah kembali kesepakatan bersamanya. Oleh karena itulah mengapa keterbukaan menjadi salah satu aspek yang penting dalam sebuah hubungan. Ungkapkan saja harapan dan keinginan Anda berdua kepada masing-masing pihak secara baik-baik, tenang dan dengarlah setiap perkataannya. “Hal yang utama bukan komitmennya, melainkan konsistensi menjalankan komitmen tersebut. Komitmen itu kan hanya sebuah kesepakatan,” ujar Agustine.
Sudahkah Anda temukan bumbu yang menyedapkan hubungan Anda bersamanya?
Sumber: http://www.areadewasa.com/article/love-relationship/duh-hambar-banget-sih
Untuk sebagian besar orang, hubungan asmara adalah hubungan yang sangat rumit. Bukan hanya sekedar perasaan suka dan saling membutuhkan saja, tetapi hampir semua faktor dari kehidupan bercampur aduk di dalamnya - termasuk keluarga, sahabat dan lingkungan, yang tak bisa dihindari apalagi dibuang dari lingkaran hubungan asmara. Kita tidak bisa memutuskan untuk menutup hubungan tersebut dan hanya membahasnya berdua dengan pasangan, tentu saja karena di dunia ini semua orang memiliki hak yang sama, bukan hanya mengontrak, seperti yang biasanya dikatakan pasangan yang sedang jatuh cinta.
Ketertarikan satu sama lain terjadi terutama di dalam proses awal jatuh cinta. Dan hal ini tentunya sangat menyenangkan, karena perasaan Anda rasanya selalu berbunga-bunga. Namun bagaimana apabila hubungan tersebut sudah berjalan cukup lama? Ada beberapa hal yang mungkin menjadi ancaman yang cukup berat bagi Anda dan pasangan.
1. Egois
Sibuk dengan urusan masing-masing dan teguh pada pendapatnya sendiri tanpa mau lagi berunding untuk menemukan jalan keluar bersama. Hal ini menjadi ancaman yang cukup besar di dalam suatu hubungan. Bagaimana tidak, dasar dari suatu hubungan lagi-lagi adalah komunikasi. Jika ada salah satu di antara pasangan yang tidak mau mendengarkan yang lain, maka komunikasi tentunya tidak akan berjalan lancar. Dan buruknya ini akan membuat hubungan lekas retak dan hancur. Yang perlu Anda ingat adalah : Anda tidak boleh egois. Anda adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Dan sudah seharusnya Anda juga mendengarkan – selain berbicara tentunya.
2. Terlalu tertutup
Ada beberapa orang yang tak pandai berbicara dan tidak terbuka, bahkan dengan pasangannya sendiri. Ya yang jelas ini bukan hal yang baik. Hubungan yang baik adalah hubungan yang saling terbuka. Hubungan yang terbuka berarti Anda tidak menyembunyikan hal-hal yang penting dari pasangan Anda. Misalnya saja ketika Anda tidak suka dengan kebiasaan mendengkur pasangan Anda, jika Anda hanya diam dan membalikkan punggung saat tidur, bagaimana dia bisa mencari cara untuk tidur tanpa mendengkur lagi? Yang ada Anda tak akan pernah tidur nyenyak sepanjang hidup Anda, jadi jangan ragu untuk mengatakan apa yang ada di dalam hati Anda pada si dia.
3. Persoalan komitmen
Komitmen memang harus dibuat bersama, bukan keputusan sepihak saja. Komitmen bisa dikatakan sebagai suatu tali yang mempererat hubungan. Bukan untuk membatasi akses dan mengekang, namun hanya untuk memastikan hubungan berjalan di rel yang benar dan telah disepakati bersama. Jika salah satu pasangan merasa komitmen itu terlalu mengekang dan membatasi kebebasannya, ini akan membuat suatu hubungan menjadi tertekan dan tak ada keharmonisan lagi di dalamnya. Suatu komitmen ada bukan untuk menyiksa, tetapi untuk lebih membuat Anda mencintai pasangan Anda, dan menghormatinya. Jadi susun komitmen awal sesuai keinginan berdua, tanpa ada yang merasa dirugikan dan ditekan.
4. Permasalahan Keluarga
Mungkin Anda pernah mendengar, pasangan yang selalu bertengkar karena mertua atau karena anggota keluarga lainnya. Tidak mudah memang menyatukan dua keluarga, namun tidak harus bertengkar hanya karena masalah yang pasti ada jalan keluarnya kan? Jika memang mertua Anda termasuk orang yang super cerewet dan menyebalkan, coba cari celah supaya Anda bisa membuatnya menerima dan menyukai Anda.
Tanyakan pada suami Anda apa kesukaan mertua Anda, tugasnya adalah untuk membantu Anda agar berdamai, bukan malah bertengkar dan membuat masalah semakin pelik. Permasalahan keluarga ada baiknya dirembukkan bersama, fokuskan tujuan tetap bersama dan berbahagia. Tanpa harus bertengkar hebat apalagi sampai berpisah.
5. Workaholic
Yang namanya pekerjaan tidak akan ada habisnya. Pekerjaan selalu menyita banyak waktu Anda. Jadi lebih baik mulai saat ini bagi waktu sebaik mungkin. Biarkan supaya pasangan merasakan perhatian yang luar biasa dari Anda. Sekalipun Anda bekerja, bukan berarti Anda lupa mengurusi masalah cinta bukan?
Anda sudah tahu kan beberapa ancaman yang mampu meretakkan hubungan Anda. Kini Anda akan lebih kuat dan tegar untuk menghadapinya jika memang hal tersebut terjadi pada hubungan Anda. Percayalah Anda dapat melewatinya, tetap jaga hubungan Anda dan lakukan yang terbaik untuk Anda dan pasangan Anda.
So hal apa menurut anda yg bisa mengancam hubungan anda dengan pasangan?
Sumber: http://www.areadewasa.com/article/love-relationship/halhal-yang-mengancam-hubungan-anda

Walau masih muda, tidak ada salahnya kita mencegah kebotakan mulai dari sekarang. Ketahuilah bahwa salah satu pemicu kebotakan adalah belahan rambut. Tidak percaya?Belahan rambut yang selalu di situ-situ saja, rentan mengalami kerontokan di daerah tersebut. Perhatikan saat kita menyisir. Berapa kali kita menyisir rambut dalam sehari? Berapa banyak helai rambut yang harus berkorban dalam satu kali sisir? Dibandingkan daerah yang tidak sering mengalami belahan, area belahan rambut lebih rawan mengalami kebotakan.Selain itu, belahan rambut yang sama akan membuat kulit kepala Anda lebih sering terkena sinar matahari yang sama, sehingga semakin memicu rambut rontok dan warna rambut di daerah tersebut menjadi kusam. Oleh karena itu, sangat disarankan mengganti belahan rambut secara teratur.Anda bisa mengubah belahan rambut Anda di sisi kiri, kanan, tengah, maupun tidak membelahnya sama sekali. Terutama bagi Anda yang 'tidak bisa hidup tanpa poni'. Ganti alur poni Anda, mungkin awalnya akan sedikit aneh, namun rambut akan beradaptasi dalam beberapa waktu. Anda juga bisa menerapkan poni rata di depan agar tidak membelah rambut sama sekali. Atau untuk penampilan yang lebih natural, belahan tengah bisa menjadi alternatif.
Oops, Bagaimana Kepribadianmu Menurut Belahan Rambut?. Nah, ganti belahan rambut Anda secara berkala untuk menghindari resiko kebotakan, Ladies.
Sumber: vemale.com

Faktanya, belahan rambut bisa menunjukkan siapa diri Anda. Namun percaya nggak percaya sih. Karena ada juga orang yang hobinya gonta ganti model rambut beberapa kali dalam setahun, bahkan sebulan.Yuk cari tahu kepribadian Anda berdasarkan belahan rambut favorit atau belahan rambut yang paling sering Anda gunakan.
1. Belahan rambut sebelah kanan
Orang dengan belahan rambut sebelah kanan merupakan orang dengan sentimentil yang cukup tinggi, dengan kata lain Anda adalah orang yang perasa. Sering menggunakan perasaan dalam memandang sesuatu, terbuka dan murah hati. Anda disukai karena Anda memiliki kepribadian yang hangat dan penyayang.
2. Belahan rambut sebelah kiri
Orang dengan belahan rambut sebelah kiri memiliki kejelasan dan ketegasan yang bagus. Hal ini karena mereka mengedepankan logika dan mudah menemukan solusi yang adil. Orang seperti ini cenderung teratur dan terorganisir, sehingga bisa fokus untuk mencapai tujuan.
3. Belahan rambut di tengah
Orang dengan belahan rambut di tengah, memiliki pola pikir yang seimbang. Keseimbangan ini menjadi daya tarik Anda, karena orang menyukai gaya Anda yang pas dan sikap Anda yang mudah bergaul. Anda mampu mengatasi stres dengan baik karena selalu berpikir dengan seimbang dan tahu kapan saatnya harus mundur dalam suatu keadaan.
4. Tak ada belahan rambut
Rambut tanpa belahan menandakan pikiran yang imajinatif. Anda termasuk sebagai orang yang kreatif karena sewaktu-waktu punya ide yang unik. Anda termasuk orang yang misterius namun punya sedikit sisi manja.
Itulah beberapa penjelasan seputar belahan rambut. Nah, apakah kepribadian tersebut sesuai dengan Anda?
Sumber: vemale.com